DUMAI, DISKOMINFOTIKSAN - Wali Kota Dumai H. Paisal menghadiri sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) Relawan Kebersihan Sekolah, rompi relawan, buku tabungan, serta bantuan tempat sampah yang bertempat di SMP Santo Tarcisius, Senin (25/05/2026).
Kegiatan tersebut merupakan langkah nyata Pemerintah Kota Dumai dalam menanamkan budaya peduli lingkungan sejak dini kepada para pelajar melalui program relawan kebersihan sekolah.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Dumai bersama Asisten II, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara simbolis menyerahkan SK, memakaikan rompi relawan, sekaligus menyerahkan buku tabungan kepada para siswa dan siswi perwakilan dari setiap sekolah.
Sebanyak 38 SD dan SMP ditunjuk menjadi relawan kebersihan sekolah. Nantinya para relawan bertugas mengumpulkan sampah plastik di lingkungan sekolah menggunakan keranjang sampah yang telah disediakan, kemudian hasil pengumpulan tersebut akan disalurkan ke Dinas Lingkungan Hidup untuk dikelola lebih lanjut.
Dalam arahannya, Wali Kota Dumai H. Paisal menyampaikan bahwa para relawan kebersihan sekolah merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Kota Dumai dalam mengedukasi masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, mengenai pentingnya memilah sampah.
“Kalian bisa merangkul dan menghimbau teman-temannya untuk memilah dan memilih sampah. Tabungan ini nantinya akan bisa bertambah apabila kalian bisa memberikan himbauan yang baik dan ini salah satu cara kita untuk menjaga lingkungan,” ucapnya.
Beliau juga berpesan agar para relawan dapat mengkampanyekan budaya membuang dan memilah sampah dengan cara yang santun dan memberikan contoh yang baik kepada teman-temannya.
“Kita bisa mengkampanyekan untuk memilah sampah ini tentunya dengan cara yang santun dan baik. Relawan yang kita tunjuk ini dipilih yang terbaik dari setiap sekolah. Menunjuk koordinator di setiap kelas juga akan lebih baik sehingga program ini bisa berjalan lebih maksimal. Saya yakin para relawan akan menjadi anak-anak terbaik dalam mengkampanyekan budaya memilah sampah,” harapnya.
Program ini diharapkan mampu membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini sekaligus menciptakan budaya sekolah yang bersih, sehat, dan peduli terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan di Kota Dumai.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Asisten II, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Sekolah SMP Santo Tarcisius, para tenaga pendidik, serta para siswa dan siswi SD dan SMP se-Kota Dumai.
Sumber : Handika / Editor : Admin